Multimedia interaktif berbasis web dan media interaktif

 Multimedia interaktif berbasis web dan media interaktif


Manfaaf Multimedia Interaktif

Media interaktif memiliki banyak manfaat dalam semua bidang kehidupan manusia,mulai dari bidang pendidikan,kesehatan,bisnis,teknik,komunikasi bahkan hiburan.

1. Bidang pendidikan
Bidang pendidikan merupakan salah satu bidang utama yang mendapat manfaat dari teknologi multimedia interaktif. Hal ini tampak dari berbagai aplikasi yang digunakan dalam bidang pendidikan,seperti e-learning,e-book,dan e-training.

Multimedia sangat membantu dalam dunia pendidikan disebabkan oleh beberapa faktor berikut.

a. Multimedia dapat menampilkan objek biologi yang sangat kecil, seperti kuman, bakteri, dan mikroorganisme lainnya untuk dapat dilihat dan dipelajari.

b. Multimedia dapat menampilkan objek yang sangat besar dan jauh seperti planet,sistem tata surya,bentuk gunung,dataran tinggi,dan lain sebagainya.

c. Multimedia dapat menampilkan animasi dari objek yang bergerak.

d. Multimedia dapat menambah daya tarik siswa untuk mengamati berbagai objek.

Adapun keuntungan dan manfaat multimedia interaktif di bidang pendidikan sebagai berikut.

a. Multimedia dappat membantu siswa dalam mengingat dan mengerti pelajaran.

b. Multimedia menyampaikan isi pelajaran dengan canggih dan berkesan.

c. Multimedia dapat menampilkan dan memberikan pengetahuan secara teks maupun gambar animasi tentang objek-objek yang sulit kepada siswa.

d. Multimedia mampu menunjukkan dunia sekitar yang kaya dengan ilmu pengetahuan.

e. Multimedia dapat membantu siswa menjadi tertarik pada pelajaran,sehingga proses belajar siswa tidak membosankan.

f. Multimedia dapat membuat siswa menjadi lebih aktif,baik dengan guru maupun dengan siswa lain.

Ada berbagai model multimedia interaktif yang digunakan untuk tujuan pendidikan dan pembelajaran, misalnya tutorial, drill and practice, simulasi, dan instructional games.

2. Bidang kesehatan
Pada bidang kesehatan, multimedia interaktif digunakan sebagai media bagi dokter untuk melihat ataupun melakukan simulasi virtual operasi, serta mengembangkan teknik yang sesuai untuk mencegah terjadinya penyakit menular oleh virus dan bakteri.

3. Bidang bisnis dan pemasaran
Multimedia interaktif mempunyai peranan penting dalam bidang bisnis, karena dapat digunakan sebagai media promosi.

Multimedia interaktif memiliki kelebihan untuk menarik minat calon pembeli, karena gabungan antara pandangan, suara, dan gerakan. Adapun contoh aplikasi multimedia pada bidang bisnis adalah e-commerce dan m-commerce.

4. Bidang teknik
Pada bidang teknik, multimedia dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi dan software simulasi yang berbasis teknik. Simulasi yang di gunakan dapat menampilkan objek-objek dua dimensi dan tiga dimensi yaang dapat membantu di bidang teknik industri, teknik mesin, dan teknik sipil.

5. Bidang transportasi dan komunikasi
Pada bidang transportasi, multimedia digunakan untuk menampilkan sistem navigasi sebuah pesawat atau kapal laut. Pada navigasi kapal laut, multimedia dapat digunakan untuk menentukan koordinat dan arah gerak kapal.
Pada bidang komunikasi, multimedia dimanfaatkan untuk mempermudah manusia bertukar informasi. Pada perangkat mobile seperti smartphone, tablet, dan iphone, sudah banyak menggunakan multimedia khususnya dalam content mobile.

6. Bidang hiburan
Pada bidang hiburan, teknologi multimedia interaktif dapat menghasilkan permainan yang lebih menarik. Selain itu, multimedia juga digunakan untuk pembuatan film,baik film animasi dua dimensi (2D), tiga dimensi (3D), maupun untuk memperkaya film live shooting denggan karakter, lingkungan, special effect, dan suara yang dihasilkan dan di manipulasi dengan komputer.

Karakteristik Multimedia Interaktif

Sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran, pemilihan dan penggunaan multimedia pembelajaran harus memperhatikan karakteristik komponen lain, seperti: tujuan, materi, strategi dan juga evaluasi pembelajaran.

Karakteristik multimedia pembelajaran adalah:

  1. Memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual.
  2. Bersifat interaktif, dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna.
  3. Bersifat mandiri, dalam pengertian memberi kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna bisa menggunakan tanpa bimbingan orang lain.

Selain memenuhi ketiga karakteristik tersebut, multimedia pembelajaran sebaiknya memenuhi fungsi sebagai berikut:

  1. Mampu memperkuat respon pengguna secepatnya dan sesering mungkin.
  2. Mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengontrol laju kecepatan belajarnya sendiri.
  3. Memperhatikan bahwa siswa mengikuti suatu urutan yang koheren dan terkendalikan.
  4. Mampu memberikan kesempatan adanya partisipasi dari pengguna dalam bentuk respon, baik berupa jawaban, pemilihan, keputusan, percobaan dan lain-lain.

Kriteria yang paling utama dalam pemilihan media bahwa media harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang ingin dicapai. Contoh : bila tujuan atau kompetensi peserta didik bersifat menghafalkan kata-kata tentunya media audio yang tepat untuk digunakan.

Jika tujuan atau kompetensi yang dicapai bersifat memahami isi bacaan maka media cetak yang lebih tepat digunakan. Kalau tujuan pembelajaran bersifat motorik (gerak dan aktivitas), maka media film dan video bisa digunakan. Di samping itu, terdapat kriteria lainnya yang bersifat melengkapi (komplementer), seperti: biaya, ketepatgunaan; keadaan peserta didik; ketersediaan; dan mutu teknis.


Konsep Dasar Multimedia Interaktif

Multimedia Interaktif adalah membuat dan menggabungkan teks, gambar, suara, video, dan animasi dengan menggabungkan perangkat-perangkat tertentu dengan pengguna melakukan navigasi, berinteraksi dan berkomunikasi. Interaksi adalah suatu fitur yang menonjol dalam multimedia yang memungkinkan pembelajaran yang aktif (active learning).

Multimedia inteaktif terbagi menjadi yaitu sebagai berikut :

a.     Hierarchycal

Merupakan suatu karakter yang mengandalkan percabangan kriteria tertentu. pemakai memiliki pilihan, tetapi topic-topik dapat dibagi menjadi subtopic yang lebih spesifik. Halam utama disebut parent dan pada cabangnya disebut child.

Gambar 1.1 Multimedia interaktif Heirarchycal

b.   Non-Linear

Yaitu memungkinkan pemakai untuk bebas bergerak untuk melihat isi materi dengan cara berinteraksi.

Gambar 1.2 multimedia interaktif Non-linear

c.      Struktur Linear

Struktur navigasi linear merupakan struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita berurut. biasanya digunakan untuk presentasi karena tidak menuntut keinteraksian, tetapi memerlukan keindahan.

Gambar 1.3 multimedia interaktif Linear

d.    Struktur Composite

Struktur Composite Merupakan struktur gabungan dari ketiga struktur sebelumnya, struktur ini disebut navigasi bebas.

Keunggulan multimedia interaktif adalah media ini secara inheren memaksa penggunak untuk berinteaksi dengan materi.

2.     Model Multimedia Interaktif

Dalam pembuatan multimedia interktif tentunya tidak akan melupakan model yang akan kita buat, karena dari model itulah kita bisa mengetahui tentang apa media interaktif ini. Berikut beberapa model dalam media interaktif :

a.     Tutorial

Model Tutorial adalah jenis model pembelajaran yang memuat penjelasan, rumus, prinsip, bagan, table, definisi istilah, latihan dan branching yang sesuai. Mengapa disebut branching? karena terdapat berbagai cara untuk berpindah atau bergerak melalui pembelajaran berdasarkan jawaban pengguna terhadap materi. Instruksi tutorial biasanya disajikan dalam istilah “Frame” yang berhubungan dengan sekumpulan tampilan.  Model tutorial bertujuan untuk menyampaikan atau menjelaskan materi tertentu, komputer menyampaikan materi, mengajukan pertanyaan danmemberi umpan balik sesuai jawaban pengguna.

Gambar 2.1 multimedia interaktif Tutorial

b.    Drill and Practice

Model ini mengangap bahwa konsep dasar telah dikuasai oleh pengguna dan mereka siap untuk menerapkan rumus-rumus, bekerja dengan kasus-kasus konkret, dan menjelajahi daya tangkap mereka terhadap materi. Cara kerja Drill and Practice terdiri dari tampilan dari sebuah pertanyaan atau masalah, penerima respon dari pengguna, periksaan jawaban, dan dengan dilanjutkan dnegan pertanyaan lainnya. model seperti ini tidak menampilak instruksi, tetapi hanya mempraktekan konsep yang sudah ada. Jenis ini merupakan bagian dari Testing.

Gambar 2.2 multimedia interaktif Drill and Practice

c.      Simulasi

Simulasi suatu kehidupan nyata yang dihadapi pengguna, dengan tujuan untuk memperoleh pengertian global tentang proses. Simulasi digunakan untuk memperagakan sesuatu (keterampilan) sehingga pengguna merasa seperti berada dalam keadaan yang sebenarnya. Dan digunakan pada pembelajaran yang membahayakan, sulit atau memerlukan biaya tinggi, Misalnya pilot.

Gambar 2.3 multimedia interaktif Simulasi

d.    Instruction Games

Model jenis ini jika didesain dnegan baik maka dapat memanfaatkan sifat kompetetif pengguna untuk memotivasi dan menginatkan belajar. Game pembelajaran yang baik sukar dirancang dan perancang harus yakin bahwa dalam upaya memberikan suasana permainan, integritas tujuan pembelajaran tidak hilang.

Gambar 2.4 multimedia interaktif Instuctional games

e.      Hybrid

Hybrid Merupakan gabungan dari duan atau lebih model multimedia pembelajaran. Contohnya adalah penggabungan model tutorial dengan drill and practice  dengan tujuan untuk memperkaya kegiatan pengguna, menjamin ketuntasan belajar, dan menemukan metode-metode yang berbeda untuk meningkatkan pembelajaran.  Memungkinkan pengembangan pembelajaran secara komprehensif yaitu menyediakan seperangkat kegiatan belajar yang lengkap.

Gambar2.5 multimedia interaktif Hybrid

f.      Socratic

Model jenis ini berisi percakapan antara pengguna dengan komputer dalam natural language.  Pengguna dapat menjawab sebuat pertanyya disebut Mixed-Initiade CAI. Socratic  berasal dar penelitian dalam bidang intelegensi buatan.

Gambar 2.6 multimedia interaktif Socratic

g.     Inquiry

Model inqury adalah suatu system pangkalan data yang dapat dikonsultasikan oleh pengguna, dimana pangkalan tersebut berisi data yang dapat memperkaya pengetahuan pengguna.

Gambar 2.7 multimedia interaktif Inquiry

h.    Informational

Biasanya menyajikan informasi dalam bentuk daftar atau table. menuntut interaksi yang sedikit dengan pengguna. Informational ini digunkakan untuk mempermudah antara pembuat dengan pengguna dalam mengetahui suatu informasi.



Komentar